GORONTALO - Komandan Korem (Danrem) 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Hardo Sihotang memimpin langsung Apel Pelepasan Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile wilayah Papua Yonif 713/Satya Tama. Acara pemberangkatan ini berlangsung khidmat di Pelabuhan Kota Gorontalo. Selasa (31/3/2026).
Para prajurit pilihan ini akan bertolak menuju Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) di Batujajar, Bandung, Jawa Barat. Di sana, mereka akan menjalani latihan intensif selama kurang lebih dua bulan guna memantapkan kemampuan tempur dan adaptasi medan sebelum diterjunkan ke wilayah operasi di Papua.
Dalam pengarahannya, Danrem 133/NW menekankan bahwa penugasan ini merupakan kehormatan sekaligus kepercayaan negara yang harus dijaga dengan dedikasi tinggi.
"Latihan di Pusdiklatpassus adalah kawah candradimuka bagi kalian. Serap semua ilmu, mantapkan koordinasi taktis, dan jaga fisik serta mental. Ingat, keberhasilan operasi dimulai dari kesungguhan kalian dalam berlatih," tegas Danrem.
Lebih lanjut Danrem menegaskan, ingat keberhasilan tugas bukan hanya diukur dari aspek militer, tetapi juga dari bagaimana kalian bisa dekat dengan masyarakat. Rebut hati dan simpati mereka, jadilah pelindung serta panutan di mana pun kalian berada.
"Yonif 713/Satya Tama diharapkan mampu membawa harum nama Kodam XIII/Merdeka dan Korem 133/Nani Wartabone selama menjalankan tugas negara. Setelah menyelesaikan latihan di Pusdiklatpassus, personel akan langsung diberangkatkan menuju sektor operasi yang telah ditentukan di wilayah Papua," pungkasnya.
