BONE BOLANGO - Dalam upaya mendorong percepatan ekonomi di tingkat desa, Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Kodim 1304/Gorontalo secara aktif mengawal jalannya Musyawarah Desa (Musdes) terkait penataan dan pengurusan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tahun anggaran 2026. Kegiatan strategis ini berlangsung dengan khidmat di Aula Kantor Desa Talumopatu, Kecamatan Tapa, pada Jumat (4/9).
Kehadiran Babinsa dalam musyawarah ini menjadi bukti nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program pembangunan pemerintah dari lini paling bawah. Restrukturisasi dan penguatan manajemen BUMDes dipandang krusial agar aset serta potensi lokal dapat dikelola secara transparan dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat luas.
Babinsa, Serka Jumardin, menegaskan bahwa pendampingan ini bukan sekadar menghadiri undangan formal, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif sekaligus memberikan motivasi kepada pengurus yang baru.
"Kami hadir untuk memastikan seluruh proses musyawarah berjalan demokratis, aman, dan lancar. BUMDes adalah motor penggerak ekonomi desa. Oleh karena itu, kami berpesan kepada pengurus yang terpilih untuk tahun 2026 ini agar mengedepankan keterbukaan dan inovasi. TNI siap mendukung penuh program-program yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat," ujar Serka Jumardin di sela-sela kegiatan.
Musyawarah ini mendapatkan respons yang sangat positif dari para tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga yang hadir. Pemilihan pengurus baru yang berjalan secara musyawarah mufakat dinilai memberikan harapan baru bagi kebangkitan usaha-usaha mikro di desa.
Kepala Desa Talumopatu, Iskandar Yahya, S.I.P, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi Babinsa yang selalu hadir di tengah-tengah warga dalam setiap momentum penting desa.
"Kehadiran Pak Babinsa memberi rasa aman dan memotivasi kami untuk menghasilkan keputusan yang objektif. Warga merasa lebih optimis dengan kepengurusan BUMDes yang baru ini karena prosesnya dikawal langsung oleh aparat. Kami berharap sinergi ini terus terjaga demi kemajuan pembangunan ekonomi di desa kita," ungkap Iskandar mewakili aspirasi warga.
Dengan terbentuknya kepengurusan BUMDes 2026 yang baru dan sah, diharapkan unit-unit usaha desa dapat segera berjalan optimal, membuka lapangan pekerjaan baru, serta menyumbang Pendapatan Asli Desa (PADes) yang signifikan dalam waktu dekat.
