Pertemuan membahas sejumlah
persoalan kesehatan masyarakat Kecamatan Batudaa. Selain itu, kasus malaria dan
kematian bayi prematur turut menjadi perhatian. Sementara itu, rendahnya
cakupan imunisasi juga masuk dalam pembahasan.
Sementara itu, peserta membahas
pemeriksaan depot air minum pada setiap desa se-Kecamatan Batudaa. Langkah
tersebut bertujuan menjaga kualitas air untuk kebutuhan masyarakat. Selain itu,
upaya tersebut turut mendukung kesehatan warga.
Kemudian, pembahasan berlanjut
pada langkah penanganan bersama Puskesmas dan pemerintah setempat. Karena itu,
sosialisasi imunisasi lengkap bagi ibu yang memiliki Balita akan terus
berjalan. Selain itu, edukasi perilaku hidup sehat turut mendapat perhatian.
Kegiatan turut hadir Camat
Batudaa Bastian Tito Bahua, Wakapolsek Batudaa/Tabongo Ipda Lili Dukalang,
serta Aiptu Rahman. Kemudian, Kepala Puskesmas Batudaa Yulin Hida turut
mengikuti kegiatan. Selain itu, pemerintah desa, Dinas Pertanian, perwakilan
KUA, dan petugas kesehatan hadir.
Dengan demikian, Mini Lokakarya
Triwulan III menjadi wadah koordinasi lintas sektor. Selanjutnya, setiap unsur
dapat bersama mencari solusi atas persoalan kesehatan masyarakat. Melalui
sinergi tersebut, upaya pencegahan dan peningkatan kesehatan warga dapat
semakin kuat.
