Berdiri megah di persimpangan strategis Isimu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Tugu Patung Tani Sentral Isimu bukan sekadar hiasan jalan. Monumen ini menjadi representasi visual identitas masyarakat Gorontalo yang agraris, religius, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
Bagian bawah tugu dirancang dengan struktur oktagonal (delapan sisi) yang kokoh. Bentuk ini tidak hanya memberikan kesan artistik, tetapi juga menjadi media untuk menggambarkan perjalanan kehidupan masyarakat setempat.
Keunikan utama terlihat pada panel relief yang mengelilingi badan tugu. Relief tersebut menggambarkan berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari kehidupan bertani, kegiatan ekonomi tradisional, hingga nilai budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Di antara panel relief tersebut berdiri pilar-pilar berwarna merah yang mencolok dan kokoh menopang bagian atas monumen. Warna merah memberi kesan keberanian dan semangat kerja masyarakat Gorontalo dalam membangun daerahnya.
Bagian paling menarik dari tugu ini terletak pada puncaknya. Di sana berdiri tiga patung figuratif yang menggambarkan sosok pekerja atau petani yang sedang beraktivitas.
Salah satu patung terlihat mengangkat seikat gabah (padi) sebagai simbol kemakmuran dan keberhasilan sektor pertanian. Simbol ini menegaskan bahwa wilayah Isimu dan sekitarnya dikenal sebagai salah satu kawasan penghasil pangan penting di Gorontalo.
Figur lainnya digambarkan dengan gerakan dinamis yang mencerminkan semangat kerja keras dan nilai gotong royong dalam kehidupan masyarakat pedesaan. Ketiga figur tersebut seolah menggambarkan kolaborasi manusia dengan alam dalam menghasilkan kesejahteraan.
Sebagai tugu yang berdiri di titik strategis, Tugu Sentral Isimu juga berfungsi sebagai penanda kawasan bagi masyarakat maupun pengunjung yang melintas di jalur utama wilayah Tibawa.
Selain memiliki nilai simbolis, keberadaan tugu ini juga memperkuat identitas kawasan sebagai pusat aktivitas masyarakat yang bergerak di bidang pertanian dan perdagangan hasil bumi.
Bagi masyarakat sekitar, tugu ini bukan hanya monumen, tetapi juga menjadi ikon kebanggaan daerah yang mengingatkan generasi muda akan pentingnya menjaga tradisi, kerja keras, dan semangat kebersamaan.
