Siswa SDN 16 Anggrek memasuki hari ke-20 menikmati program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disuplai oleh SPPG Popalo, Kecamatan Anggrek. Program ini telah berjalan sejak 19 Januari 2026 dan pada hari ini, 13 Februari 2026, konsistensi penyajian menu sehat tetap terjaga dengan variasi yang berbeda setiap harinya.
Menu MBG yang disajikan hari ini terdiri dari nasi putih sebagai sumber karbohidrat utama, ayam goreng sebagai protein hewani, tahu goreng sebagai protein nabati, serta satu porsi sayur sup yang berisi rebusan kentang dan wortel dengan kuah bening ringan. Sebagai pelengkap, siswa juga mendapatkan satu buah jeruk segar.
Sayur sup kentang dan wortel menjadi bagian penting dalam komposisi gizi menu hari ini. Kentang menyediakan karbohidrat kompleks dan kalium yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh dan fungsi otot. Wortel mengandung beta-karoten yang berfungsi sebagai provitamin A, penting untuk kesehatan mata dan daya tahan tubuh. Kuah bening yang minim minyak menunjukkan pengolahan yang sederhana dan lebih sehat.
Dari aspek kesehatan, kombinasi nasi, ayam, tahu, sayur, dan buah mencerminkan prinsip gizi seimbang. Asupan protein membantu pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh siswa yang sedang berada pada fase perkembangan. Vitamin dan mineral dari sayur serta buah berperan dalam meningkatkan imunitas dan konsentrasi belajar.
Secara pendidikan, keberlanjutan program hingga hari ke-20 menunjukkan komitmen dalam mendukung kualitas pembelajaran melalui pemenuhan kebutuhan nutrisi siswa. Asupan gizi yang baik berkorelasi langsung dengan tingkat fokus, energi, serta partisipasi aktif siswa di kelas. Program MBG tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga pada performa akademik dan kedisiplinan siswa.
Dengan variasi menu yang terus disesuaikan, MBG di SDN 16 Anggrek menjadi bagian integral dari ekosistem pendidikan sehat. Kolaborasi antara sekolah dan SPPG Popalo Kecamatan Anggrek diharapkan terus berlanjut guna memastikan setiap siswa memperoleh hak dasar atas makanan bergizi sebagai fondasi tumbuh kembang optimal.

