GORONTALO - Komando Resor Militer (Korem) 133/Nani Wartabone hari ini menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat (AD) Tahun 2025 secara khidmat di Lapangan Makorem 133/NW. Upacara ini dihadiri oleh seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Korem 133/NW. Senin (15/12/2025).
Hari Juang TNI AD yang diperingati setiap tanggal 15 Desember ini merupakan momentum penting untuk mengenang peristiwa heroik Palagan Ambarawa, yang menjadi tonggak sejarah kemanunggalan TNI AD dengan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup), Komandan Korem (Danrem) 133/NW, Brigjen TNI Hardo Sihotang membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menyampaikan Selaku Kepala Staf Angkatan Darat, saya mengucapkan “Selamat Hari Juang TNI Angkatan Darat Tahun 2025”, kepada segenap prajurit dan ASN, teriring ucapan terima kasih yang tulus dan penghargaan setinggitingginya atas segenap dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan untuk kemajuan dan kejayaan TNI Angkatan Darat.
Hari Juang TNI Angkatan Darat merupakan sebuah momentum penting dalam sejarah perjalanan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, yang diperingati untuk mengenang kepahlawanan dalam pertempuran heroik Palagan Ambarawa.
Peringatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk terus mematrikan nilai-nilai luhur perjuangan serta menggelorakan semangat pengabdian yang tulus didalam nadi setiap insan prajurit TNI Angkatan Darat. Esensi peringatan kali ini selaras dengan tema Hari Juang tahun ini yaitu, “TNI AD Manunggal dengan Rakyat Untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera, dan Maju".
Panglima Besar Jenderal Soedirman adalah figur teladan yang merepresentasikan kemurnian jiwa, integritas dan semangat perjuangan yang menjadi sosok inspiratif dalam peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat.
"Sebagai seorang Panglima Besar dan ahli strategi yang memimpin perjuangan bangsa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, Jenderal Besar Soedirman mengajarkan bahwa keyakinan, keberanian, ketulusan, kerja keras dan pengabdian tanpa pamrih adalah inti dari jati diri seorang prajurit. Nilai luhur pengabdian inilah yang menjadi obor serta terus mengobarkan api semangat pantang menyerah dalam jiwa prajurit TNI Angkatan Darat hingga saat ini," tegasnya.
Pada hakikatnya tentara yang berasal rakyat akan terus berjuang bersama rakyat sebagai kekuatan pertahanan yang potensial dalam menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kebersamaan dan soliditas dalam melewati beragam situasi serta tantangan pada setiap fase perjuangan bangsa yang dilandasi oleh kemanunggalan dengan rakyat niscaya akan menghasilkan optimisme dan kekuatan luar biasa untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan bangsa di masa yang akan datang.
Pemahaman kita akan jati diri prajurit sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional tidak boleh luntur dan harus senantiasa menjadi pengingat bahwa kekuatan TNI Angkatan Darat terletak pada kemanunggalan dengan rakyat.
Dalam momentum peringatan Hari Juang ini, saya mengingatkan kepada seluruh prajurit dan ASN TNI Angkatan Darat, agar senantiasa menjaga kehormatan diri. Jadilah patriot sejati yang setiap gerak langkahnya selalu mencerminkan keluhuran nilai perjuangan TNI Angkatan Darat.
"Disamping itu, kita harus ingat bahwa TNI Angkatan Darat berkomitmen untuk memegang teguh jati dirinya dalam mewujudkan kehadiran Negara untuk Rakyat, pemerintah daerah, dan segenap pihak yang telah mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas TNI Angkatan Darat dan pada kesempatan ini perkenankan saya untuk menyampaikan apresissi dan ucapan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat, pemerintah daerah, dan segenap pihak yang telah mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas TNI Angkatan Darat," tandasnya.
