KOTA GORONTALO - Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 03/Kota Barat Kodim 1304/Gorontalo Kopda Usman menunjukkan aksi nyata dukungannya terhadap kegiatan keagamaan masyarakat. Babinsa secara aktif mendampingi warga dalam Rapat persiapan pelaksanaan acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di Kelurahan Buladu Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian acara keagamaan berjalan aman, tertib, dan khidmat. Sinergi antara TNI dan warga ini menjadi cerminan kuatnya kemanunggalan TNI bersama rakyat di tingkat desa.
Rapat ini dihadiri oleh Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta emak-emak kader desa. Agenda rapat membahas pembagian tugas panitia, antara lain penentuan waktu dan tempat pelaksanaan, susunan kepanitiaan, kesiapan sarana dan prasarana, serta pengamanan selama kegiatan berlangsung. Kehadiran Babinsa di tengah musyawarah memberikan rasa aman sekaligus membantu memberikan masukan terkait aspek pengamanan lokasi.
Babinsa Kopda Usman menegaskan bahwa mendampingi warga dalam kegiatan sosial keagamaan sudah menjadi kewajiban moral seorang pembina desa.
"Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga ikut menyumbang pemikiran agar acara Maulid Nabi nanti berjalan sukses. Sinergi seperti inilah yang mempererat silaturahmi dan menjaga tradisi gotong royong di desa kita tetap hidup," ujar Babinsa.
Sementara itu, masyarakat desa menyambut hangat dan mengapresiasi kehadiran serta keterlibatan aktif TNI sejak tahap perencanaan.
"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Babinsa. Beliau tidak hanya menjaga ketertiban, tapi juga aktif memberikan solusi saat kami menyusun rencana pengamanan jalannya acara. Kehadiran TNI membuat kami merasa lebih tenang dan bersemangat," ungkap salah satu Panitia Maulid Desa.
Melalui rilis ini, diharapkan semangat kebersamaan dalam menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW dapat menginspirasi desa-desa lain untuk terus menjaga persatuan dan kelestarian budaya religi nusantara.
