Terik matahari musim kemarau tak menyurutkan langkah siswa SDN 16 Anggrek berlatih, hingga perjuangan itu berbuah prestasi sepanjang momentum Agustus 2026.
Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65, Gugus Depan SDN 16 Anggrek mengikuti kegiatan tingkat Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Anggrek, 10–13 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Desa Helumo, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, menjadi panggung bagi siswa menunjukkan hasil latihan dan kerja keras mereka.
SDN 16 Anggrek meraih Juara 2 Cerdas Cermat, Juara 2 Wungguli, Juara 2 Tenda Biasa, serta Juara 2 Karnaval dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Prestasi lainnya diraih melalui Juara 2 Lari Karung Putri dan Juara 2 Lintas Alam, melengkapi catatan keberhasilan siswa selama mengikuti kegiatan Pramuka tahun ini.
Belum berhenti di sana, prestasi kembali hadir ketika Pemerintah Kecamatan Anggrek menggelar lomba gerak jalan memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.
Regu putri SDN 16 Anggrek berhasil meraih Juara 2 kategori siswa-siswi SD/MI putri, menambah kebanggaan sekolah dari perjuangan sepanjang momentum Agustus.
Di balik deretan prestasi tersebut, ada latihan yang tidak selalu mudah, terutama ketika siswa dan pelatih harus berlatih di bawah teriknya matahari.
Kepala SDN 16 Anggrek, Wisnawati Abubakar, S.Pd, menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang dipersembahkan putra-putri terbaik sekolah tersebut.
Wisnawati juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, orang tua, guru, Karang Taruna Desa Putiana, serta Pemerintah Desa Putiana atas dukungan selama kegiatan.
Baginya, keberhasilan tersebut bukan hanya tentang piala yang tersusun, tetapi juga tentang kebersamaan banyak pihak yang membantu siswa berani berlatih dan berkompetisi.
Sementara itu, guru SDN 16 Anggrek, Safrudin Talib, mengaku bersyukur karena tahun ini sekolah kembali memperoleh sejumlah prestasi, meski belum menjadi juara umum.
“Alhamdulillah, tahun ini kami bisa mendapatkan juara. Walaupun di semua kategori mendapat juara 2, insyaallah tahun depan target kami bisa juara umum,” ujar Safrudin.
Bagi para pelatih dari Karang Taruna Desa Putiana, latihan bersama siswa menjadi pengalaman tersendiri, terlebih mereka juga merupakan alumni SDN 16 Anggrek.
Susanti Kau, perwakilan Karang Taruna sekaligus pelatih gerak jalan dan Pramuka, tampak berbinar ketika melihat piala-piala tersebut berada di meja kepala sekolah.
Susanti mengatakan latihan bersama adik-adik mereka akhirnya membuahkan hasil, meskipun prosesnya harus dijalani dengan kesabaran dan ketekunan.
“Tidak sia-sia kami para Karang Taruna melatih adik-adik kami. Target tahun depan juara umum,” kata Susanti.
Piala-piala itu menjadi pengingat bahwa prestasi siswa tidak lahir dalam satu malam, melainkan dari latihan, dukungan orang tua, guru, alumni, dan kesediaan banyak pihak mendampingi.
Di balik setiap penghargaan, tersimpan cerita tentang anak-anak yang tetap melangkah ketika latihan terasa berat, serta orang-orang dewasa yang memilih tetap mendampingi mereka.
Dan ketika penghargaan itu akhirnya berada di meja sekolah, perjuangan panjang tersebut seakan menemukan jawabannya: sebuah kebanggaan yang lahir dari kerja bersama.

