KOTA GORONTALO – Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama aparat TNI dari Koramil 1304-01/Kota Utara bergerak cepat mengevakuasi pohon tumbang yang menutupi badan jalan utama di wilayah Kelurahan Pukubala Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo, Jumat (28/8/2026). Aksi tanggap darurat ini dilakukan guna mencegah kemacetan panjang dan menjamin keselamatan para pengguna jalan serta warga sekitar.
Pohon berukuran besar tersebut tumbang akibat angin kencang yang melanda wilayah setempat sejak siang hari. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun arus lalu lintas sempat lumpuh sebelum petugas tiba di lokasi.
Di sela-sela evakuasi, Babinsa Kopda Muh. Zulkifli Deu, menyatakan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan instansi terkait dan masyarakat dalam situasi darurat.
"Begitu menerima laporan warga, kami langsung berkoordinasi dengan BPBD dan menuju ke lokasi. Fokus utama kami adalah membuka kembali akses jalan secepat mungkin agar aktivitas warga tidak terganggu dan mengantisipasi adanya potensi bahaya susulan," ujar Kopda Muh. Zulkifli Deu.
Sementara itu, Danramil 1304-01/Kota Utara, Kapten Inf Kuslan Hilumalo, menegaskan bahwa kesiapsiagaan seluruh personel adalah prioritas utama dalam menghadapi cuaca ekstrem yang rawan memicu bencana hidrometeorologi.
"Kami telah menginstruksikan seluruh Babinsa untuk terus memonitor wilayah binaan masing-masing. Sinergi antara TNI, BPBD, dan masyarakat adalah kunci utama percepatan penanganan bencana di lapangan. Alhamdulillah, berkat gotong royong, evakuasi berjalan aman dan lancar," tegas Danramil.
Respon masyarakat di sekitar lokasi kejadian sangat positif. Mereka mengapresiasi kecepatan petugas dalam menangani material pohon yang menutup jalan.
"Kami sangat berterima kasih atas respon cepat dari bapak-bapak TNI dan BPBD. Kalau tidak segera dibersihkan, jalan ini bisa macet parah dan sangat membahayakan pengendara yang melintas," ungkap Rahman (42), salah seorang warga setempat.
Pelaksanaan lokasi evakuasi dipusatkan di jalur utama yang menghubungkan kawasan pemukiman padat penduduk. Petugas gabungan memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin (chainsaw) dan membersihkan sisa-sisa ranting yang berserakan di aspal. Setelah satu jam penanganan intensif, lalu lintas di lokasi tersebut kini telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan dengan aman.
