KOTA GORONTALO – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1304-03/Kota Barat menggelar kegiatan sosialisasi Kampanye Kesadaran Karakter Remaja Indonesia (KKRI) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Gorontalo, pada Selasa (28/7). Langkah nyata ini bertujuan untuk membentengi generasi muda dari dampak negatif era digital sekaligus memperkokoh nilai-nilai nasionalisme di kalangan pelajar.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMAN 2 Gorontalo ini diikuti oleh puluhan siswa dengan antusias. Materi yang disampaikan berfokus pada wawasan kebangsaan, disiplin diri, serta etika dalam menggunakan media sosial guna mencegah penyebaran berita bohong (hoaks) dan perundungan siber (cyberbullying).
Danramil 1304-03/Kota Barat melalui Babinsa Kopda Usman Indar menyatakan bahwa pembentukan karakter harus dimulai sejak dini secara konsisten. Remaja tingkat SMA merupakan fase krusial yang membutuhkan arahan tepat agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas atau radikalisme.
"Kami hadir di sekolah untuk menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila yang mulai luntur. Harapannya, para siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki mental yang tangguh, jujur, dan cinta tanah air," ujar Babinsa di sela-sela kegiatan.
Pihak sekolah menyambut baik inisiatif dari TNI AD ini. Materi yang interaktif membuat para siswa aktif berdiskusi dan bertanya selama sesi sosialisasi berlangsung.
"Sosialisasi dari Pak Babinsa ini sangat seru dan membuka pikiran kami. Kami jadi lebih paham pentingnya menjaga nama baik diri dan sekolah, serta bagaimana menyaring informasi di internet dengan bijak," ungkap salah satu siswa perwakilan kelas XI.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusias dari seluruh peserta. Program pembinaan seperti ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa dalam mendukung terciptanya generasi muda yang berkualitas dan cinta tanah air.
