BONE BOLANGO – Sinergi kuat antara Babinsa dan Bhabinkamtibmas kembali menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusifitas dan ruang aman bagi anak-anak di tingkat desa. Merespons laporan terkait permasalahan anak yang terjadi di wilayah binaan, dua pilar desa ini bergerak cepat melakukan pendampingan, mediasi, dan edukasi langsung kepada masyarakat. Langkah preventif ini diambil guna memastikan hak dan masa depan anak di lingkungan desa tetap terlindungi secara optimal.
Aksi nyata penanganan kasus anak ini dilaksanakan langsung di Posko Tiga Pilar Desa Mongiilo, pada Jumat (24/7). Kehadiran aparat keamanan di tengah warga menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk memberikan rasa aman, sekaligus menyelesaikan konflik sosial secara humanis dan kekeluargaan.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Desa Mongiilo, Serda Rifai, menegaskan komitmen TNI dalam mengawal isu perlindungan anak di tingkat akar rumput.
"Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah secara umum, tetapi juga memastikan masa depan generasi penerus di desa ini tidak terenggut oleh masalah psikologis maupun sosial. Setiap laporan warga mengenai anak-anak akan kami respons cepat bersama rekan Bhabinkamtibmas. Kami mengedepankan pendekatan persuasif agar anak tetap merasa nyaman dan terlindungi," ujar Serda Rifai.
Respons cepat dari aparat keamanan ini mendapat apresiasi tinggi dan dukungan penuh dari warga setempat, yang merasa lingkungan mereka kini menjadi lebih peduli terhadap isu-isu sensitif seputar anak.
"Kami selaku warga merasa sangat tenang dengan kehadiran Pak Babinsa dan Pak Bhabinkamtibmas yang langsung turun tangan. Masalah seperti ini kalau dibiarkan bisa berdampak buruk bagi psikologis anak-anak kami. Terima kasih atas tindakan cepat dan bimbingan yang diberikan kepada kami semua di desa ini," ungkap warga setempat.
Melalui pergerakan bersama ini, Desa Mongiilo diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam hal penanganan cepat kasus anak berbasis komunitas. Sinergitas Babinsa dan Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga merawat asa dan harapan di hati setiap anak desa.
