BONE BOLANGO – Musim kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Bone Bolango mulai berdampak serius pada sektor pertanian. Menanggapi kondisi kritis tersebut, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1304-06/Suwawa Tengah, Serda Isman S. Rajak, turun langsung ke sawah untuk membantu petani mengairi lahan pertanian yang mengering di Desa Talango, Kecamatan Kabila, Minggu (26/7/2026).
Aksi sigap ini dilakukan dengan memanfaatkan mesin pompa air untuk menyedot air dari sungai terdekat guna dialirkan ke areal persawahan warga yang sudah mulai retak.
Babinsa Serda Isman S. Rajak menyatakan bahwa pendampingan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD terhadap ketahanan pangan wilayah.
"Kami tidak bisa tinggal diam melihat sawah warga kekeringan. Air adalah urat nadi bagi padi mereka. Melalui pompanisasi ini, kami berupaya semaksimal mungkin menyelamatkan tanaman padi milik warga agar tidak gagal panen," ujar Serda Serda Isman di sela-sela aktivitasnya.
Upaya tanggap darurat ini mendapat apresiasi besar dari para petani setempat yang sempat merasa putus asa dengan cuaca ekstrem tahun ini.
"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa. Tanpa bantuan mesin pompa dan tenaga dari beliau, sawah kami pasti sudah puso (gagal panen). Kehadiran TNI di sini benar-benar menjadi penyelamat bagi kami para petani," ungkap Bapak Yusuf (52), salah satu pemilik lahan di Desa Talango.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjaga produktivitas padi di wilayah Talango tetap stabil di tengah tantangan iklim. Babinsa bersama perangkat desa berkomitmen untuk terus memantau ketersediaan air dan menjadwalkan pengairan bergilir bagi seluruh kelompok tani di desa tersebut.
