BONE BOLANGO – Babinsa Serda Bibi Udi turun langsung mengawal dan mendampingi kegiatan Rembuk Stunting di Balai Desa Taludaa, Kecamatan Bone, pada Rabu (15/7). Langkah ini diambil untuk memastikan program pencegahan stunting berjalan tepat sasaran demi mencetak generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas.
Rembuk stunting adalah kegiatan musyawarah warga dan pemerintah desa untuk merencanakan langkah cegah stunting (kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kurang gizi). Bertempat di Balai Desa, pertemuan ini dihadiri oleh bidan desa, kader posyandu, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa setempat.
Kehadiran TNI melalui Babinsa membuktikan komitmen negara dalam menjaga kesehatan masyarakat dari tingkat desa.
Babinsa Desa Taludaa Serda Bibi Udi menegaskan bahwa TNI selalu siap membantu pemerintah daerah dalam mengatasi masalah gizi buruk.
"Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tapi ancaman bagi masa depan bangsa. Kami dari TNI akan terus mendampingi warga dan memastikan bantuan nutrisi serta pelayanan posyandu berjalan lancar dan tepat sasaran," ungkap Serda Bibi Udi.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh perwakilan masyarakat setempat, Bapak Yusuf. Menurutnya, warga sangat terbantu dengan adanya pendampingan dari aparat.
"Kami jadi lebih semangat dan paham pentingnya gizi untuk anak. Terima kasih kepada Bapak Babinsa yang selalu memantau dan mengingatkan kami untuk rajin ke posyandu," ujarnya penuh antusias.
Kegiatan di Balai Desa ini ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama pencegahan stunting oleh seluruh elemen masyarakat. Diharapkan, sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan warga ini dapat menekan angka stunting hingga tuntas.
