-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Lawan DBD di Wilayah Binaan, Babinsa Kawal Penuh Aksi Fogging Tim Kesehatan

Sabtu, 18 Juli 2026 | Juli 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-18T07:24:32Z

BONE BOLANGO – Dalam rangka menekan dan mencegah penyebaran wabah Demam Berdarah Dengue (DBD), Babinsa bersama Tim Kesehatan dari Dinas Kesehatan Bone Bolango menggelar operasi fogging atau pengasapan di lingkungan permukiman warga. Kehadiran aparat TNI di lapangan memastikan kegiatan berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.

Aksi pengasapan ini difokuskan di kawasan padat penduduk Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango. Selain menyasar halaman dan saluran air, tim gabungan juga telaten menyusuri sudut-sudut rumah warga yang berpotensi menjadi tempat perindukan nyamuk Aedes aegypti.

Babinsa Koramil 1304-04/Tapa Serda Rifai menegaskan, pendampingan ini adalah wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan warga. Tidak hanya mengawal alat dan bahan, Babinsa juga turun langsung mengetuk pintu rumah warga untuk memberikan edukasi tentang pentingnya kebersihan lingkungan.

"Langkah fogging ini adalah respons cepat kita untuk menekan populasi nyamuk dewasa secara instan. Namun, benteng pertahanan paling kokoh melawan DBD sebenarnya ada di tangan masyarakat sendiri," ujar Serda Rifai di sela-sela kegiatan.

Babinsa juga mengingatkan masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada fogging, melainkan menggalakkan kembali Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui metode 3M Plus: Menguras bak mandi, Menutup tempat penampungan air, dan Mengubur barang bekas.

Pelaksanaan fogging ini disambut hangat oleh warga setempat. Mereka merasa jauh lebih tenang dengan adanya pendampingan dari TNI dan petugas kesehatan.

Ibu Fatma (43), salah satu warga, menyampaikan rasa terima kasihnya. "Kami sangat terbantu dengan adanya penyemprotan ini. Apalagi Bapak Babinsa juga ikut mendampingi dan mengingatkan kami untuk terus menjaga kebersihan agar nyamuk tidak bersarang," ungkapnya.

Langkah kolaboratif ini membuktikan bahwa sinergi yang baik antara instansi kesehatan dan aparat kewilayahan mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan terhindar dari ancaman penyakit.
×
Berita Terbaru Update