Gorontalo, 24 April 2026 – Kehadiran Sertu Acun Polimango
dalam rapat bersama warga dan pemerintah desa menjadi bagian dari upaya
pendampingan. Agenda berlangsung di Aula Kantor Desa Motilango Kecamatan Tibawa
Kabupaten Gorontalo. Sejak awal kegiatan, isu harga LPG yang tidak sesuai
ketentuan menjadi sorotan utama. Selanjutnya, forum berjalan terbuka guna
menampung berbagai aspirasi masyarakat.
Kesulitan warga dalam memperoleh LPG dengan harga standar
menjadi perhatian utama. Hal tersebut memicu ketidaknyamanan karena kebutuhan
pokok tidak terpenuhi secara wajar. Sementara itu, dugaan praktik penjualan di
atas HET terus berkembang di tengah masyarakat. Dengan demikian, rapat segera
mengarah pada pencarian solusi melalui klarifikasi.
Kehadiran Babinsa memberi pengaruh positif terhadap
jalannya rapat. Ia mendorong suasana diskusi tetap kondusif dan penuh saling
menghargai. Selain itu, penekanan terhadap kepatuhan aturan menjadi fokus
utama. Dengan demikian, forum berjalan tertib dan menghasilkan pembahasan yang
jelas.
Pemilik pangkalan LPG menjelaskan proses distribusi yang
berjalan selama ini. Sebagian mengungkap adanya hambatan dalam penyaluran yang
berdampak pada harga. Sementara itu, masyarakat meminta penjelasan secara
terbuka dan jelas. Dengan demikian, diskusi berlangsung dinamis dan penuh
interaksi.
Dinamika rapat menunjukkan adanya perbedaan pendapat yang
cukup kuat. Namun suasana kembali terkendali setelah adanya penanganan dari
aparat. Selanjutnya, diskusi diarahkan pada langkah konkret untuk mengatasi
persoalan. Dengan begitu, forum kembali berjalan dengan tertib.
Kesimpulan rapat menunjukkan komitmen bersama dalam
menjaga harga sesuai aturan. Upaya pengawasan akan terus dilakukan oleh semua
pihak terkait. Selain itu, kegiatan ditutup dengan doa sebagai bentuk harapan
bersama. Dengan demikian, distribusi LPG di Desa Motilango dapat berjalan adil
dan merata.
