Gorontalo,
22 April 2026 -
Kegiatan pembukaan TMMD ke-128 Tahun Anggaran 2026 berlangsung di Desa
Hutamonu, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo. Acara ini menjadi titik awal
pelaksanaan program terpadu lintas sektor. Selanjutnya, warga hadir secara
langsung untuk menyaksikan jalannya kegiatan. Kehadiran masyarakat memberi
warna tersendiri dalam momentum tersebut.
Pelaksanaan
kegiatan tampak teratur dengan susunan acara yang berjalan sesuai alur. Pasukan
berdiri siap sebelum inspektur upacara hadir di lapangan. Berikutnya,
penghormatan diberikan sebagai bentuk kesiapan pasukan. Laporan komandan
upacara menandai dimulainya rangkaian inti kegiatan.
Inspektur
upacara dipimpin oleh Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali. Ia mengarahkan
jalannya kegiatan dengan penuh keseriusan. Dalam penyampaiannya, ia menyoroti
pentingnya sinergi lintas sektor. Program TMMD pun dinilai tepat untuk menjawab
kebutuhan pembangunan desa.
Kegiatan TMMD
menghadirkan program fisik dan nonfisik secara terpadu. Pembangunan
infrastruktur seperti jalan dan fasilitas umum menjadi prioritas. Selain itu,
edukasi kesehatan serta pencegahan stunting ikut dilaksanakan. Langkah ini
bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.
Tema kegiatan
TMMD menekankan pentingnya persatuan dalam membangun desa. Melalui tema
tersebut, kerja sama antara berbagai pihak terus diperkuat. Selanjutnya,
partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan. Dampaknya
diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Peran aktif
masyarakat menjadi penentu keberhasilan program TMMD. Warga bekerja bersama
dalam setiap tahapan kegiatan. Di sisi lain, TNI turut hadir memperkuat
kebersamaan tersebut. Kolaborasi ini menciptakan semangat gotong royong yang
kuat.
Apresiasi
tinggi diberikan kepada TNI atas dedikasi dalam program TMMD. Peran Korem 133
Nani Wartabone dan Kodim 1316 Boalemo sangat terlihat. Selain itu, dukungan
lintas sektor turut mempercepat proses kegiatan. Sinergi ini menjadi kekuatan
utama dalam pelaksanaan program.
Program TMMD
ke-128 ditargetkan berjalan lancar sampai selesai. Kegiatan ini menjadi wujud
percepatan pembangunan di desa. Selanjutnya, kolaborasi antara TNI dan
masyarakat terus diperkuat. Akhirnya, kemanunggalan dan kesejahteraan
masyarakat semakin meningkat.
