Kehadiran Babinsa Koramil 1315-01/Telaga, Sertu Jalil,
terlihat aktif dalam setiap proses pekerjaan. Ia membantu langsung sekaligus
memberi dorongan semangat kepada para pekerja. Sementara itu, kehadirannya
turut meningkatkan kedisiplinan kerja.
Kondisi akses yang terpisah oleh Sungai Dengilo membuat
kebutuhan jembatan semakin mendesak. Aktivitas warga selama ini terkendala oleh
keterbatasan jalur penghubung. Oleh karena itu, pembangunan jembatan gantung
menjadi solusi utama.
Jembatan dengan panjang sekitar puluhan meter ini akan
menghubungkan desa dan dusun yang terpisah. Dengan adanya jembatan, mobilitas
warga menjadi lebih mudah. Sementara itu, harapan masyarakat terus meningkat
seiring progres pembangunan.
Progres pembangunan hingga saat ini telah mencapai sekitar
28 persen. Fokus pekerjaan masih berada pada struktur dasar, terutama
pemasangan abutmen. Selain itu, metode kerja terus disesuaikan agar hasil
optimal.
Partisipasi masyarakat terlihat dalam membantu kelancaran
pembangunan. Warga turut serta dalam pekerjaan ringan dan menjaga lingkungan.
Sementara itu, semangat gotong royong semakin terasa.
Masyarakat menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas
pembangunan ini. Program tersebut dinilai membantu membuka akses wilayah. Oleh
karena itu, warga berharap pekerjaan segera selesai.
Secara umum, pembangunan jembatan gantung perintis Desa
Ulapato B menunjukkan perkembangan yang baik. Arah pekerjaan terlihat jelas
meski masih tahap awal. Dengan demikian, dukungan semua pihak sangat
dibutuhkan.
