Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kegiatan Musyawarah Desa Padengo Bahas Anggaran 2025 Dihadiri Babinsa Koramil 1315-02 Limboto

Jumat, 10 April 2026 | April 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-10T01:38:42Z

 

Gorontalo, 10 April 2026 – Musyawarah desa laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun 2025 Desa Padengo berlangsung tertib serta fokus pada penyampaian dokumen LPPD dan LKKPD. Praka Rinto Thalib sebagai Babinsa Koramil 1315-02/Limboto hadir mendampingi kegiatan. Sejak awal, forum langsung mengarah pada pemaparan laporan keuangan desa, sementara itu peserta mengikuti dengan serius. Dengan demikian, kegiatan menjadi sarana transparansi antara pemerintah desa dan masyarakat.

 

Penyampaian dokumen oleh Pelaksana Harian Kepala Desa Padengo menjadi inti rapat. Laporan realisasi anggaran tersaji rinci, sementara itu peserta mulai mencermati setiap bagian. Kemudian, tanggapan mulai muncul sebagai bentuk kontrol masyarakat. Oleh karena itu, forum berjalan aktif dan terbuka.

 

Kemudian, suasana rapat semakin hidup saat Camat Limboto Barat memberi arahan terkait akuntabilitas. Peserta menyimak dengan perhatian, sementara itu pemerintah desa mendapat dorongan. Selanjutnya, Kepala Dinas PMD Kabupaten Gorontalo menegaskan pentingnya laporan tepat. Dengan demikian, pengelolaan anggaran diharapkan lebih tertib.

 

Peserta mulai memahami arah kebijakan penggunaan anggaran desa. Program yang telah berjalan menjadi bahan evaluasi, sementara itu kekurangan menjadi catatan. Kemudian, diskusi berlangsung kondusif. Oleh sebab itu, pemahaman bersama mulai terbentuk.

 

Kehadiran Babinsa memberi dukungan terhadap kelancaran kegiatan. Peran Babinsa terlihat dalam menjaga komunikasi antara masyarakat dan pemerintah desa. Kemudian, keterlibatan semua unsur menjadi kekuatan utama. Dengan begitu, musyawarah desa berjalan sesuai harapan.

 

Musyawarah menghasilkan kesimpulan penting terkait laporan anggaran desa. Komitmen pemerintah desa semakin kuat, sementara itu masyarakat memberi dukungan. Kemudian, harapan pembangunan desa terus muncul. Dengan demikian, tata kelola desa menuju arah lebih baik.


×
Berita Terbaru Update