Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kasrem 133 Nani Wartabone Ikuti Musrenbang RKPD 2027 Demi Pembangunan Daerah Berkelanjutan

Selasa, 14 April 2026 | April 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-14T07:35:44Z

 

Gorontalo, 14 April 2026 – Kehadiran Kasrem 133 Nani Wartabone Kolonel Inf. Parsaoran Sirait, S.A.P., M.M. mewarnai pelaksanaan Musrenbang RKPD 2027 di Hulonthalo Ballroom. Agenda dimulai sejak pukul 08.00 Wita dengan penekanan pada sinkronisasi kebijakan pembangunan. Di sisi lain, peserta terdiri dari unsur pemerintah pusat dan daerah. Oleh karena itu, forum menjadi ruang strategis dalam menentukan prioritas program.

 

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan resmi, kemudian lagu Indonesia Raya dan laporan pelaksanaan Musrenbang. Selanjutnya, peserta menerima paparan arah pembangunan tahun 2027. Di sisi lain, suasana forum tetap kondusif dengan partisipasi aktif. Oleh karena itu, kegiatan berjalan terarah hingga memasuki inti pembahasan.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Gorontalo Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, M.M. menekankan pentingnya menjaga stabilitas daerah. Ia menyebut pelayanan dasar sebagai fokus utama pembangunan. Di sisi lain, arah kebijakan harus realistis dan tepat sasaran. Oleh karena itu, kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas.

 


Forum Musrenbang berperan sebagai tahapan penting dalam akselerasi pembangunan. Kerja sama antara pemerintah daerah dan pusat menjadi faktor penentu keberhasilan. Di sisi lain, keseimbangan program dengan kebutuhan masyarakat sangat diperlukan. Oleh sebab itu, perencanaan harus disusun secara matang.

 

Pada sesi berikutnya, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S. menjelaskan kebijakan RKP 2027. Ia menekankan dinamika global yang penuh tantangan. Di sisi lain, komitmen pembangunan harus tetap kuat. Oleh karena itu, kesiapan daerah menjadi perhatian utama.

 

Target pertumbuhan ekonomi menuju delapan persen pada tahun 2029 menjadi fokus utama. Peningkatan produktivitas dan investasi menjadi prioritas. Di sisi lain, sektor industri dan pertanian menjadi andalan daerah. Oleh karena itu, pengembangan sektor tersebut terus didorong.

 

Hilirisasi sektor pangan dan hortikultura menjadi fokus pengembangan daerah. Langkah ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi hasil produksi. Di sisi lain, pembangunan infrastruktur menjadi faktor penting. Oleh karena itu, keseimbangan sektor tetap dijaga.

 

Kegiatan ditutup pada pukul 11.30 Wita dengan situasi aman dan tertib. Hasil Musrenbang menunjukkan arah kebijakan yang lebih jelas. Di sisi lain, implementasi program menjadi harapan bersama. Oleh karena itu, kerja sama seluruh pihak sangat diperlukan.


×
Berita Terbaru Update