Berikutnya, rombongan menyusuri lokasi longsor yang
berdampak pada jalur masyarakat. Material longsor masih menutup sebagian akses.
Sehingga, upaya penanganan segera menjadi perhatian utama.
Pada tahap ini, Ibu Espin Tuli bersama anggota Komisi III
DPR Provinsi melihat langsung lokasi. Ia memperhatikan kondisi tanah serta
risiko lanjutan. Dengan kondisi tersebut, pembahasan terkait penanganan segera
dilakukan.
Kemudian, Kapten Inf. A. K. Lessy memaparkan kondisi wilayah
terdampak longsor. Ia menekankan perlunya kerja sama dalam penanganan. Dengan
kondisi tersebut, upaya dapat berjalan lebih optimal.
Selanjutnya, Kopda Irvan Wahyu memberikan laporan terkait
kondisi warga. Ia menyampaikan dampak longsor pada kegiatan masyarakat. Sehingga,
situasi lapangan dapat dipahami dengan jelas.
Kemudian, pihak desa menyampaikan harapan terkait penanganan
longsor. Mereka menilai kondisi ini membutuhkan perhatian cepat. Sehingga,
kerja sama antar instansi menjadi penting.
Kemudian, rencana pertemuan dengan Balai Sungai dan Balai
Jalan akan dilaksanakan. Pembahasan difokuskan pada langkah perbaikan teknis. Dengan
kondisi tersebut, solusi diharapkan sesuai kebutuhan.
Sebagai penutup, kegiatan peninjauan berjalan lancar hingga
selesai. Berbagai catatan menjadi dasar langkah berikutnya. Secara keseluruhan,
sinergi semua pihak menjadi kunci utama.
