Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dandim 1315 Kabupaten Gorontalo Ikuti Rapat Evaluasi Percepatan Pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih Secara Daring

Selasa, 14 April 2026 | April 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-14T13:34:25Z


 

Gorontalo, 14 April 2026 – Rapat lanjutan evaluasi percepatan pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih berlangsung secara daring dengan fokus capaian lapangan. Kegiatan dipimpin Letnan Jenderal TNI Bambang Trisnohadi mulai pukul 10.00 Wita dari Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Sejak awal, pembahasan langsung tertuju pada percepatan target kerja. Dengan demikian, arah rapat menjadi lebih terfokus dan sistematis.

 

Pada awal pemaparan, pimpinan rapat menegaskan pentingnya peningkatan kinerja harian agar target tercapai. Namun demikian, capaian saat ini dinilai belum maksimal sehingga perlu langkah percepatan yang lebih terarah. Oleh karena itu, seluruh personel diminta fokus pada pekerjaan inti. Dengan demikian, hasil kerja dapat meningkat secara signifikan.

 

Selanjutnya, perhatian beralih pada kesiapan personel dalam pengawasan kegiatan lapangan. Di sisi lain, kehadiran langsung menjadi kunci dalam mengontrol progres pembangunan. Dengan demikian, setiap unsur diminta siaga dan aktif. Oleh karena itu, pengawasan berjalan lebih efektif.

 

Kemudian, pembahasan masuk pada penanganan kendala selama proses pembangunan. Namun demikian, setiap permasalahan diminta segera dikomunikasikan secara terbuka. Oleh karena itu, pendekatan humanis menjadi hal penting. Dengan demikian, penyelesaian masalah dapat berjalan baik.

 

Lebih lanjut, kerja sama antara Markas Besar TNI dan PT Agrinas menjadi perhatian utama. Di sisi lain, penyamaan persepsi antar lembaga dinilai penting. Oleh karena itu, koordinasi harus berjalan konsisten. Dengan demikian, arah kerja tetap selaras.

 

Selain itu, target nasional pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih hingga Juli menjadi fokus bersama. Sementara itu, angka sekitar 32.000 unit menjadi tolok ukur capaian. Dengan demikian, seluruh pihak dituntut bekerja efektif. Oleh karena itu, percepatan terus didorong.

 

Berikutnya, rapat menyoroti pentingnya konsentrasi kerja di tengah banyaknya tugas satuan kewilayahan. Namun demikian, program ini tetap menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, komitmen bersama terus ditekankan. Dengan demikian, fokus kerja tetap terjaga.

 

Pada akhirnya, rapat menegaskan percepatan pembentukan koperasi sebagai penguatan ekonomi kerakyatan. Sementara itu, fokus pada regulasi, pembiayaan, dan pembangunan fisik terus berjalan. Dengan demikian, target nasional dapat tercapai. Oleh karena itu, kerja sama semua pihak sangat diperlukan.

×
Berita Terbaru Update