Gorontalo - Kesadaran menjaga kesehatan tak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga bagian dari kesiapan dalam menjalankan tugas. Atas dasar itu, Kodim 1304/Gorontalo menggelar penyuluhan kesehatan mengenai penyakit hipertensi, jantung, dan diabetes bagi prajurit serta anggota Persit.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 13 April 2026, pukul 08.00 WITA di Aula Makodim, Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Sekitar 89 peserta hadir mengikuti penyuluhan dengan antusias.
Kegiatan dipimpin Dandim 1304/Gorontalo yang diwakili oleh Pasi Ter Mayor Inf Zainuddin yang menegaskan pentingnya deteksi dini serta pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan penyakit tidak menular.
“Hipertensi, penyakit jantung, dan diabetes sering kali datang tanpa gejala awal yang jelas. Karena itu, pemeriksaan rutin dan gaya hidup sehat menjadi kunci utama,” ujarnya di hadapan prajurit dan anggota Persit.
Selain Pasi Ter, turut hadir Pasi Pers Kapten Inf Roy Bomulo, Tim kesehatan Rumah sakit TK IV dr. Eddy Kounang, para perwira staf dan Danramil jajaran, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVI.
Materi penyuluhan menekankan pentingnya menjaga pola makan seimbang, rutin berolahraga, mengelola stres, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Penyakit hipertensi, jantung, dan diabetes disebut sebagai “silent killer” yang dapat mengganggu produktivitas bahkan berujung pada komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membangun budaya hidup sehat di lingkungan prajurit dan keluarga besar TNI. Dengan kondisi fisik yang prima, diharapkan prajurit dapat menjalankan tugas secara optimal, sementara keluarga turut berperan menjaga kesehatan sebagai fondasi ketahanan keluarga.
