-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tanpa Menunggu Laporan Babinsa Koramil 1315-03/Tabongo Langsung Turun Pantau Banjir Desa Barakati

Jumat, 15 Mei 2026 | Mei 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-15T14:27:30Z

 

Gorontalo, 15 Mei 2026 – Luapan Sungai Hungayo terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Batudaa sejak siang hari hingga sore. Di sisi lain, sampah dan kayu yang terbawa arus sungai tersangkut pada jembatan sehingga memperburuk kondisi banjir. Beberapa area permukiman warga Desa Barakati akhirnya terdampak genangan air akibat luapan sungai tersebut.

 

Tanggul penahan air pada sekitar aliran Sungai Hungayo mengalami kerusakan setelah tekanan debit air semakin besar. Kemudian, satu jembatan kecil terputus dan air mulai meluap menuju area jalan serta permukiman masyarakat. Situasi tersebut membuat warga sekitar segera melakukan langkah antisipasi secara bersama-sama.

 

Babinsa Koramil 1315-03/Tabongo terlihat aktif membantu masyarakat sejak awal banjir melanda Desa Barakati dan sekitarnya. Di samping itu, koordinasi bersama kepolisian, BNPB, dan BWS Provinsi Gorontalo terus dilakukan selama penanganan berlangsung. Sinergi lintas instansi tersebut menjadi langkah penting dalam mempercepat proses penanganan banjir.

 

Masyarakat Desa Barakati bersama aparat pemerintah terlihat aktif membantu proses penanganan banjir pada wilayah terdampak. Kemudian, pembersihan material kayu dan sampah terus dilakukan agar aliran Sungai Hungayo kembali normal. Kebersamaan antara warga dan aparat menjadi kekuatan utama selama proses penanganan banjir berlangsung.

 

Sejumlah rumah warga Desa Barakati sempat terendam banjir setelah air Sungai Hungayo meluap ke area permukiman masyarakat. Selain menggenangi rumah warga, air juga menutup akses jalan sepanjang sekitar 30 meter pada wilayah tersebut. Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dan warga masih dapat mengamankan kebutuhan penting dari dalam rumah.

 

Debit air Sungai Hungayo perlahan turun setelah intensitas hujan mulai reda pada wilayah Kecamatan Batudaa dan sekitarnya. Kemudian, aktivitas masyarakat kembali berjalan normal setelah air tidak lagi menutupi badan jalan desa. Pembersihan lingkungan terus dilakukan guna menghilangkan sampah dan lumpur yang terbawa arus banjir.

 

Kondisi wilayah Desa Barakati saat ini mulai terkendali setelah proses penanganan banjir berlangsung secara bersama-sama. Selain itu, masyarakat tetap menjaga kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang sewaktu-waktu dapat memicu luapan sungai. Sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan warga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan wilayah terdampak banjir.

×
Berita Terbaru Update