PUTIANA, Tahuda.com -Suasana sepi hari libur tidak menghalangi pengabdian tenaga pendidik di sekolah ini. Mereka tetap beraktivitas guna menuntaskan berbagai dokumen administratif yang tertunda (01/05/26).
S. Ishak, S.Pd terlihat sibuk menyusun tumpukan berkas penting di atas meja kerjanya. Upaya tersebut dilakukan demi memastikan seluruh pelaporan data pendidikan kelas miliknya rampung sesuai target waktu ditentukan sebelumnya.
"Meskipun hari ini adalah libur nasional, saya memilih tetap datang ke sekolah agar administrasi kelas segera rampung," ujar guru tersebut. Langkah ini diambil supaya tidak menghambat proses pelaporan data pendidikan.
Tugas berat itu tidak dilakukan sendirian oleh sosok berdedikasi tinggi ini. Findriyanti Bobihu selaku tenaga Administrasi turut hadir mendampingi serta membantu proses penyusunan beragam dokumen sekolah yang cukup banyak.
Kehadiran Alya Ahmad sebagai alumni memberikan warna tersendiri dalam kegiatan produktif tersebut. Gadis muda itu secara sukarela membantu mencetak sekaligus merapikan setiap lembaran file ke dalam folder-folder yang telah tersedia.
"Saya merasa sangat terbantu oleh kehadiran Ibu Findriyanti dan alumni kami, Alya Ahmad," ungkap S. Ishak. Mereka bekerja sama di ruang guru untuk menyelesaikan tumpukan dokumen kelas yang sempat tertunda pengerjaannya.
Kerapian berkas menjadi prioritas utama bagi tim pengajar di SDN 16 Anggrek tersebut. Administrasi yang teratur mencerminkan profesionalisme guru dalam mengelola data kelas, sekaligus memastikan pelayanan informasi yang akurat bagi orang tua siswa mengenai perkembangan belajar anak-anak mereka..
Dedikasi para pahlawan tanpa tanda jasa ini menjadi bukti nyata loyalitas terhadap dunia pendidikan. Walaupun masyarakat umum menikmati waktu istirahat, ruangan tersebut justru tetap bising oleh suara mesin cetak maupun diskusi.
Kelancaran pelaporan sangat bergantung pada ketelitian setiap guru kelas dalam menginput data siswa. Melalui kerja sama lintas generasi ini, beban pekerjaan terasa lebih ringan sehingga target penyelesaian bisa tercapai tepat waktu.
Kegiatan hari ini menunjukkan bahwa tanggung jawab profesional melampaui batasan jam kerja normal. Semangat tersebut diharapkan mampu menginspirasi rekan sejawat lainnya untuk selalu mengutamakan kepentingan kualitas pendidikan bagi generasi penerus bangsa.

